Telp. 0333 425001 / Fax. 0333 417437

Berita Bupati Anas: Imunisasi Harus Jadi Gaya Hidup Sehat

Bupati Anas: Imunisasi Harus Jadi Gaya Hidup Sehat

Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas resmi mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dengan target mencapai hampir 120 ribu bayi berusia 0-59 bulan.

Kegiatan imunisasi, menurut Anas, tidak sekadar kegiatan rutin, namun harus menjadi kampanye positif hidup sehat.

"Imunisasi ini tidak hanya sebatas rutinitas belaka, tapi harus menjadi bagian dari kampanye kehidupan sehat," kata Anas saat pencanangan PIN Polio di Puskesmas Sumberberas, Muncar, Senin (8/3/2016).

Anas bersama istrinya, Ipuk Fiestiandani, secara simbolis mengimunisasi salah seorang anak. Anas berharap, cakupan balita yang sudah divaksin polio di Banyuwangi pada 2016 bisa mencapai 100 persen, sama dengan capaian 2015 yang berhasil menembus 100 persen.

Pada 2014, cakupan imunisasi berdasarkan data hanya menjangkau 95 persen balita. Adapun cakupan seluruh jenis imunisasi pada balita di Banyuwangi pada 2015 sebesar 98,5 persen.

Untuk saling mengingatkan agar semua balita, bisa mengikuti imunisasi, pihak Dinas Kesehatan dengan 950 orang yang tergabung sebagai tim PIN akan lakukan sweeping di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Sweeping ini dilakukan 16-18 Maret dengan menyisir seluruh pelosok desa dan mendatangi rumah-rumah balita yang belum lakukan imunisasi polio.

Anas meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi yang beredar di media sosial bahwa vaksin yang digunakan mengandung babi, sehingga imunisasi bahkan sempat disebutkan haram.

"Isu bahwa imunisasi haram karena mengandung bahan yang haram itu tidak benar, saya tegaskan itu tidak benar. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan halal. Lagipula, kita semua ingin anak-anak kita tumbuh sehat. Saya juga berkomunikasi dengan para tokoh agama agar dalam ceramahnya menyelipkan pesan bahwa imunisasi itu halal," ujar Anas.

Imunisasi ke depannya juga dapat diintegrasikan dengan program penguatan SDM di usia emas (0-5 tahun) yang kini sedang disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi. Sehingga imunisasi bisa sejalan dengan program pendidikan pranikah, pendidikan bagi ibu hamil, dan parenting yang kini sedang disiapkan semua modul dan program teknisnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono menambahkan, PIN dilaksanakan mulai 8 - 15 Maret 2015. Tempatnya bisa di posyandu, puskesmas, polindes, dan pos-pos yang didirikan di sejumlah titik strategis.

"Semua balita akan dapat imunisasi polio ini, baik yang belum maupun yang sudah diimunisasi polio, mereka akan divaksin juga," pungkas dr Rio, panggilan akrab Lestariono.

(detiknews/fat)(rzl)

Berita

Pemkab Banyuwangi Distribusikan Air Bersih ke 400 KK

Banyuwangi- BPBD Banyuwangi mulai menyalurkan air bersih ke lokasi kekeringan di Kecamatan Wongsorejo. Saat ini Wongsorejo lokasi terparah kekeringan
Selengkapnya....


LAPORAN HASIL RAPAT MONITORING EVALUASI BANYUWANGI DIGITAL SOCIETY (B-DISO)

Dalam rangka pengoptimalan pelaksanaan Banyuwangi Digital Society (B-DISO) dan keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada Indonesia Digital
Selengkapnya....


Lima Ribu Anak TK Ikut Meriahkan Perayaan HUTke 245 Banyuwangi

Banyuwangi - Menyambut Hari Jadi ke 245 Kabupaten Banyuwangi, pada 18 Desember mendatang sebanyak 5.000 anak-anak dari Taman Kanak-kanak (TK) menari b
Selengkapnya....


0