Telp. 0333 425001 / Fax. 0333 417437

Berita Inflasi Kabupaten Banyuwangi Terendah di Jawa Timur

Inflasi Kabupaten Banyuwangi Terendah di Jawa Timur

Rapat koordinasi wilayah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se eks Besuki dan Lumajang yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 13 Mei 2015 bertempat di ruang rapat Bank Indonesia Jember. Satuan Kerja Kabupaten Banyuwangi yang hadir dalam rapat TPID terdiri dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan.

Pada pertemuan kali ini membahas agenda Perkembangan terkini inflasi Kabupaten Banyuwangi pada bulan April 2015 mengalami inflasi sebesar 0,36 % (mtm) sama dengan Nasional dan lebih rendah dibandingkan Jawa Timur 0,39 % (mtm), secara yoy tingkat inflasi Kabupaten Banyuwangi 4,42 % masih di bawah inflasi Nasional 6,79 % dan Jawa Timur 6,48 % dan merupakan yang terendah di Jawa Timur.

Isu terkini yang menjadi faktor terjadinya inflasi antara lain :

  1. Potensi produksi kedelai lokal, Kementerian Pertanian telah mengusulkan kenaikan harga pokok penjualan (HPP) mencapai sebesar 6 % dari harga lama. harga pokok penjualan baru kedelai sebesar Rp. 8.400 per kg dibandingkan tahun lalu sebesar Rp. 7.500 per kg.
  2. Rencana pembatasan kuota LPG 3 kg, Pemerintah berencana menentukan pembatasan kuota LPG 3 kg di beberapa daerah
  3. Kesiapan menghadapi hari raya Idul Fitri
  4. Tingkat penyerapan padi petani, Harga pokok penjualan baru masih di bawah harga slep (pabrik)

Kesimpulan dan langkah-langkah yang dapat diterapkan antara lain :

  1. Menjaga ketersediaan pasokan dan mempercepat distribusi barang khususnya kebutuhan pokok masyarakat dengan langkah-langkah sebagai berikut :
    • Melakukan pemantauan harga
    • Melakukan operasi pasar dan pasar murah
    • Memprioritaskan moda transportasi angkutan yang membawa kebutuhan pokok masyarakat
    • Memperbaiki infrastruktur pada titik-titik jalur distribusi barang
    • Menyiapkan jalur distribusi alternatif
    • Menjamin keamanan penyaluran bahan kebutuhan pokok masyarkaat dan
    • Melakukan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM)
  2. Mengendalikan tarif angkutan darat dengan langkah-langkah antara lain dalam penetapan tarif angkutan dalam kota dengan mempertimbangkan kenaikan yang wajar dan mengacu pada besaran angkutan antar kota antar provinsi (AKAP)
  3. Menyediakan informasi terkait produksi ketersediaan stok dan harga komoditas pangan pokok yang kredibel, terkini dan mudah di akses oleh masyarakat untuk meredam aksi spekulasi yang dapat memicu terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga
  4. Meningkatkan kerjasama antar daerah yang surplus komoditas dengan daerah yang defisit komoditas
  5. Mengefektifkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau ketersediaan, kelancaran distribusi dan perkembangan harga
  6. Menghimbau masyarakat agar :
    • Lebih bijaksana dalam pola konsumsi dan tidak melakukan pembelian bahan kebutuhan pokok secara berlebihan
    • Melaukan penghematan dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM)
  7. Membentuk pos pengaduan yang menampung keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan ketidakstabilan harga bahan pangan pokok serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM)
  8. Bersama – sama dengan seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran kelangkaan dan ketidakstabilan harga pangan pokok serta ketersediaan bahan bahan minyak (BBM)
  9. Mempercepat pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) khususnya program kegiatan yang mendukung angka 1 s.d 8 tersebut diatas sesuai dengan Peraturan dan Perundangan yang berlaku
  10. Melaporkan upaya-upaya tersebut secara berjenjang Walikota/Bupati pada Gubernur dan Gubernur pada Menteri Dalam Negeri. (andi_29052015)

 

Berita

Diskusi Daya Dukung Pertambakan Bersama Stakeholders

Tidak bisa dipungkiri, Kabupaten Banyuwangi sebagai pemilik pantai terpanjang (175,8 km.) di Jawa Timur menjadi basis tambak di Jawa Timur. Produksi t
Selengkapnya....


Tiga Inovasi Pelayanan Publik Banyuwangi Ikuti Kompetisi Dunia

Banyuwangi- Tiga inovasi Pemkab Banyuwangi yakni Bayi Lahir Procot Pulang Bawa Akte, Stop Angka Kematian Ibu dan Anak (Sakina) dan Pergunakan Jamban S
Selengkapnya....


Bupati Janji Perbaiki Jalur Evakuasi Raung

SEMENTARA itu, kunjungan Bupati Abdullah Azwar Anas ke Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung disambut puluhan warga di lereng gunung. Mereka menanyak
Selengkapnya....


0