Telp. 0333 425001 / Fax. 0333 417437

Berita Kopi dari Manggarai Timur Jawara Kontes Kopi di Banyuwangi

Kopi dari Manggarai Timur Jawara Kontes Kopi di Banyuwangi

Banyuwangi - Kopi robusta dan arabica dari Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menjuarai Kontes Kopi Spesialty Indonesia (KKSI) ke 7 yang digelar di Banyuwangi, Senin (19/10/2015). 

Dua kopi yang dikirim oleh John Sehdis ini, berhasil menyisihkan 137 kopi yang ada di seluruh Indonesia yang mengikuti ajang ini. Untuk kelas arabica, juara kedua diraih kopi dari Bandung, yang dikirim Eti Sumiati. Sementara juara ketiga diraih kopi dari Bondowoso, yang dikirim Bambang Sriyono.

Sementara untuk kelas robusta, juara dua diraih kopi dari Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, yang dikirim Sukarjan. Sedangkan juara ketiga diraih kopi Sintoro, Bengkulu yang dikirimkan oleh Jalil.

"Kopi tahun ini bagus-bagus. Dari 20 sampel kopi kita seleksi menjadi 10. Kemudian kita langsung pilih juaranya," ujar Pranoto Soenarto, ketua dewan juri KKSI 7 di Banyuwangi, kepada detikcom.

Menurut Pranoto, kopi Manggarai Timur mulai rasa, aroma dan cita rasa paling bagus. Dari beberapa yang dikirimkan, juri juga sempat kesulitan untuk menentukan juara kontes kopi nasional ini.

"Semua bagus. Tapi kita tentukan yang terbaik dari yang terbaik. Kopi Manggarai Timur bagus mulai dari flavour, aroma dan bodi rasa kopinya," pungkasnya.

Sementara Surip Sumarto, pembina dari petani kopi di Manggarai Timur menilai layak kopi Manggarai Timur menjadi jawara di KKSI 7 ini. Sebab, letak geografis Manggarai Timur sangat bagus untuk tanaman kopi. Selain itu, bibit tanaman yang bagus dan juga ditunjang dengan perawatan yang bagus, membuat kualitas kopi yang dihasilkan luar biasa.

"Kopi Manggarai Timur memang sudah dikenal. Dulu itu namanya kopi Flores dan sudah tembus eksport. Letak geografis Manggarai Timur yang membuat kopinya lezat," ujarnya.


(detiknews/fat)(rzl)

Berita

Setelah Inspektur Cilik, Banyuwangi Galakkan Kantin Sehat

Pasca dibentuk inspektur cilik untuk menjaga konsumsi makanan bergizi bagi siswa di sekolah, Pemkab Banyuwangi menggalakkan gerakan jajan di Kantin Se
Selengkapnya....


Warga Banyuwangi Ikuti Kursus 3 Bahasa Asing Gratis

Sebanyak 3.009 warga desa se-Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti kursus tiga bahasa asing, yakni Inggris, Mandarin, dan Arab. Pemerintah daera
Selengkapnya....


Banyuwangi Ethno Carnival, Bukti kekayaan Budaya Banyuwangi

Banyuwangi - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) kali kelima berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema 'The Usingnese Royal Wedding', karnaval in
Selengkapnya....


0