Telp. 0333 425001 / Fax. 0333 417437

Berita Sego Tempong Banyuwangi yang Makin Tersisih

Sego Tempong Banyuwangi yang Makin Tersisih

Liputan6.com, Jakarta: Sama halnya dengan Bali, masyarakat Banyuwangi juga dikenal memiliki akar kebudayaan yang kuat. Hal ini tergambar bukan hanya dalam berbagai kesenian adiluhung yang ada di daerah tersebut, tetapi juga dari kuliner tradisionalnya. Di antara begitu banyak kuliner tradisional khas Banyuwangi, Sego Tempong merupakan salah satu yang mulai tersisihkan.

Sarti, seorang ibu pemilik warung di dekat Taman Blambangan saat ditemui Tim Liputan6.com, yang ditulis pada Selasa (16/6/2015) menuturkan, “Cari Sego Tempong udah susah di sini, tapi kalau mau saya buatkan, nanti balik lagi sore ke sini, saya siapkan.”

Lebih jauh Sarti menjelaskan, Sego dalam bahasa Jawa berarti nasi, sedangkan Tempong merupakan bahasa Jawa ngoko yang bermakna tampar. ‘Tempong’ merepresentasikan pedasnya sambal dalam kuliner tradisional tersebut seperti pedasnya sebuah tamparan.

Satu porsi Sego Tempong umumnya berisi berbagai macam sayur dan lauk, seperti daun bayam yang telah direbus, daun kemangi, dan kenikir yang memiliki banyak khasiat. Sementara lauk yang disajikan antara lain, tahu, tempe, bakwan jagung, dan ayam goreng.

Banyak hal yang menyebabkan Sego Tempong makin tersisihkan dari masyarakat Banyuwangi, mulai dari pengaruh modernitas hingga adanya anggapan bahwa Sego Tempong adalah ‘makanan orang kampung’. Padahal dahulu Sego Tempong menjadi kuliner yang paling digemari, dan menjadi makanan rakyat. (ibo/igw) (ndi_22/6/2015)

Berita

HUT Provinsi Jawa Timur, Banyuwangi Jadi Kabupaten Terbaik PIN Polio 2016

Jakarta,Banyuwangi menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik di Jawa Timur dalam pencapaian PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio 2016. Penghargaa
Selengkapnya....


Pertama Kali di Indonesia, Banyuwangi akan Gelar Festival Kebaya

Banyuwangi- Festival Kebaya bakal digelar di Kabupaten Banyuwangi pada 22 April mendatang dengan mengusung tema Gandrung. Selain berorientasi pada atr
Selengkapnya....


BBF 2015 Jadi Ajang Pencarian Motif Batik Pesisiran

Banyuwangi - Menyambut Hari Batik Nasional dan digelarnya Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2015 pada 10 Oktober mendatang, Dinas Perindustrian, Perdaga
Selengkapnya....


0