RAPAT PERSIAPAN AUDIT TERINCI BPK DAN PENYUSUNAN RENJA PERUBAHAN PERANGKAT DAERAH TAHUN 2016

 

02-09-2016 | Oleh : Bidang Data & PP

Dalam rangka persiapan lanjutan pelaksanaan pemeriksaan Kinerja pada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas tata kelola Pemerintah Daerah dalam perencanaan pembangunan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK ) Provinsi Jawa Timur dan persiapan penyusunan Rencana Kerja Perubahan Perangkat daerah Tahun 2017. Sehubungan hal tersebut pada hari Kamis Tanggal 01 September 2016 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengundang seluruh Sekretaris dan Kasubbag Penyusunan Program dan Kasubbag Tata Usaha Badan / Dinas / Kantor untuk menerima arahan yang akan disampaikan oleh Bappeda.

Pada kesempatan pertama Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat memberikan arahan. “saat ini RPJMD tengah berproses finalisasi singkronisasi RPJMD 2016 - 2021, OPD dan Program dan Kegiatan Renstra 2016 – 2021. Berlandaskan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Banyuwangi Tahun 2016 – 2021 dan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Banyuwangi, maka Rancangan Akhir Renstra 2016 – 2021 segera disusun dengan mensingkronisasi program dan kegiatan yang ada di dalam RPJMD dan melengkapi dokumen perencanaan sesuai dengan lampiran Permendagri nomor 54 Tahun 2010 untuk persiapan pemeriksaan BPK” pungkasnya.

Selanjutnya kepala Bapeda memberikan pengantar dan sekaligus membuka rapat. Point yang disampaikan bahwa penyusunan dokumen perencanaan daerah berprinsip pada konsistensi, komunikasi, koordinasi evaluasi agar terwujud perencanaan yang baik.

pada acara inti di pimpin oleh kepala bidang data dan PP. Beberapa point yang disampaikan antara lain:

  1. Persiapan Audit Terinci BPK
  1. Sekitar minggu ke tiga BPK akan melaksanakan Audit terinci, selama dua puluh lima hari kerja. Hal yang perlu dipersiapkan yaitu pembukuan proses perencanaannya dan hasil (produk) dari perencanaannya (mengacu pada lampiran Permendagri 54 Tahun 2010). Seperti yang telah dilakukan oleh bappeda dalam proses perencanaan pembangunan daerah kabupaten banyuwangi. Pembukuan dimulai dari proses perencanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan, pelaksanaan Forum SKPD dan Musrenbang di kabupaten, bukti bukti fisik pelaksanaan digitalisasi (scaner) dimulai dari surat undangan, jadwan monev, absensi/daftar hadir, Laporan Kepala Bappeda, Sambutan Bupati Banyuwangi sampai Berita Acara Pelaksanaannya.

Hasil (produk) dri perencanaannya dokumen RKPD, Renstra dan renja SKPD

  1. Konten yang paling penting dalam dokumen perencanaan adalah adanya sinkronisasi dan  konsistensi perencanaan. Program dan kegiatan pada DPA harus tercantum dalam Renja dan Renstra, searah sinkronisasi penyusunan Renstra SKPD bagian dari Penyusunan RPJMD.
  1. Sinkronisasi dokumen perencanaan
  1. Perda nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daera Kabupaten Banyuwangi Tahun 2016 – 2021. Dan
  2. Perda nomor 8  Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Banyuwangi
  3. Berdasarkan peraturan tersebut selanjutnya akan merubah Simral dan akan merubah sistem evaluasi akan mengacu pada perencanaan yang baru. Evaluasi  akan mengacu pada renstra dan program/kegiatan yang baru.
  4. Revisi Program/kegiatan disinkronkan pada RPJMD sekaligus dituangkan proyeksi penganggaran program dan target yang akan menjadi acuan Renstra PD, seluruh program/kegiatan Renstra harus ada di RPJMD boleh dijabarkan menjadi program baru tetapi tidak merubah substansi yang berbeda, tetapi tidak boleh program yang ada di Renstra tidak tercantum di dalam RPJMD.
  5. Menu RPJMD dan Renstra pada simral akan di aktifkan dan akan langsung link RKA, DPA dan APBD. Sehubungan hal tersebut Program/kegiatan dan indikator/target di input kan kedalam menu RPJMD, sehingga nantinya akan mempermudah dalam pembuatan DPA, untuk pengisian indikator dan tolak ukur dapat di ambil melalui list yang sudah di isi diawal.
  6. Dalam sinkronisasi RPJMD, OPD dan RKPD, KUA dan PPAS Tahun 2017. Program/kegiatan pada RPJMD Tahun 2016 – 2021 bab 8 disinkronisasi dan di masukkan kedalam sistem oleh perangkat daerah, program/kegiatan di sesuaikan oleh bidang bidang yang langsung bertanggung jawab terhadap indikator keluarannya.

Singkronisasi program/kegiatan renstra pada tahun berjalan di tahun 2016 dan program/kegiatan tahun 2016 – 2021, maka di buat dua matrik dimana pertama matriks renstra disusun berdasarkan program/kegiatan lama dan kedua disusun berdasarkan program/kegiatan sesuai dengan RDJMD tahun 2016 – 2021. (untuk penilaian sakip, dan akip 2017 evaluasi tahun 2016.)

Untuk Program/kegiatan hasil perencanaan (Musrenbangcam, Forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten) tahun 2016 tetap dilanjutkan dengan mengkonversikan kedalam program/kegiatan baru yang akan menjadi Renstra 2016-2021 baru dan renja baru.