Banyuwangi Gelar Festival Pelayanan Publik

 

15-12-2016 | Oleh : Sekretariat

Banyuwangi  – Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Pelayanan Publik, Rabu (14/12). Festival yang masuk dalam agenda Banyuwangi Festival 2016 ini menjadi etalase berbagai inovasi pelayanan publik unggulan daerah yang hampir kesemuanya pernah mendapatkan penghargaan tingkat nasional.

Public Service Festival digelar di depan lounge Pelayanan Publik kantor Pemkab Banyuwangi. Berbagai Inovasi Pelayanan Publik unggulan daerah dipamerkan selama tiga hari mulai 14-16 Desember. Seperti Program Smart Kampung, Lahir Procot Pulang Bawa Akta, Siswa Asuh Sebaya (SAS), Transparansi Pengelolaan Anggaran Keuangan Daerah, Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP), e-village budgeting dan monitoring.

Tidak ketinggalan nampak juga kehadiran pasukan pink, pemburu Bumil Risti (ibu hamil resiko tinggi). Bumil Risti merupakan program unggulan Puskesmas Sempu yang menggandeng para Welijo (penjual sayur keliling) sebagai ujung tombak pelaksana program.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, selama ini Banyuwangi berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Berbagai inovasi pun dilakukan untuk membuat pelayanan publik, yang tidak hanya efektif dan efisien tapi juga dekat dengan masyarakat.

“Public service festival ini sengaja kami gelar khususnya untuk terus memacu kinerja internal birokrasi daerah mewujudkan layanan publik yang prima. Pelayanan publik yang terus mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Kami ingin festival ini akan memacu PNS untuk terus berinovasi,” kata Bupati Anas.

Selain itu, kata Anas, Festival ini juga dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang berbagai pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Harapannya, masyarakat akan semakin familiar dengan aneka pelayanan publik yang terus digarap untuk memudahkan warga. 

 “Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang cukup tentang layanan publik Pemkab. Jadi warga tidak perlu lagi memanfaatkan pihak ketiga dalam mengurus berbagai dokumen maupun administrasi yang diperlukannya,” ujarnya.

Festival ini digelar di depan lounge Pelayanan Publik kantor Pemkab Banyuwangi. Lounge pelayanan publik adalah ruang tunggu yang dirancang sedemikian nyaman untuk tamu pemkab. Lounge ini juga dilengkapi monitor-monitor yang bisa melihat langsung beragam inovasi pemkab. 

Selain pameran, selama berlangsungnya Festival juga akan ada workshop pelayanan publik. Workshop ini akan membedah berbagai inovasi pelayanan publik unggulan seperti Smart Kampung “Setiap harinya akan ada 100 orang staf RW, desa dan kecamatan yang akan ikut workshop ini,” ujar Budi.

Festival Pelayanan Publik juga menghadirkan Inovasi pelayanan kesehatan kesehatan salah satunya Bumil Risti.  Program ini merupakan gerakan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Puskesmas Sempu. Dalam program ini yang akan bertugas menjadi pemburu Bumilristi adalah tim gabungan. Uniknya, tim ini juga akan melibatkan tukang sayur keliling, selain tenaga medis Puskesmas Sempu.

Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusaeri mengatakan,  untuk melaksanakan program tersebut nantinya, puskesmas akan menunjuk 10 pedagang sayur untuk diberdayakan mencari ibu hamil yang berisko tinggi di wilayah mereka berjualan. Mereka dibekali smarthphone yang bisa langsung untuk mengirimkan informasi yang didapat. “Jika menemukan ibu hamil beresiko, mereka akan memotret dan mengirim identitas lengkap ke tim yang ada di puskesmas untuk selanjutnya kami tangani secara rutin. Khsusunya yang menjadi perhatian adalah ibu hamil dengan resiko tinggi,” ujar dia.  

Hasil laporan dari tim, akan ditindaklanjuti oleh tim medis puskesmas.  Sampai saat ini sudah ada 7 orang  bumil risti yang terjaring program. “Mereka yang berisiko ini, akan kami sarankan dan bila perlu dirujuk melahirkan di rumah sakit. Ini untuk mengantisipasti kegawatdaruratan atas risiko tinggi tadi,” kata Hadi.

Pada acara tersebut juga dilakukan pembagian Kartu Identitas Anak (KIA) kepada para siswa sekolah Taman kanak-kanank Banyuwangi. (HumasPemkab)(r_ta)