BERITA

Home Berita

Solar Turun, Tarif Penyebrangan Ketapang-Gilimanuk Turun

images

26-10-2015

Banyuwangi -Tarif penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang-Gilimanuk mengalami penurunan harga. Penurunan tarif itu berlaku mulai hari ini, Sabtu (24/10/2014). Penurunan harga tiket ini berlaku untuk semua golongan kendaraan dan penumpang yang menggunakan jasa pelayaran Ketapang–Gilimanuk. 

Turunnya tarif penyeberangan ini karena harga bahan bakar minyak (BBM), yakni solar, mengalami penurunan harga. Penyesuaian tarif ini hanya berlaku untuk penyeberangan antar lintas provinsi.

Turunnya tarif penyeberangan di Selat Bali ini adalah keluarnya surat edaran Nomor: TU.47/X/OPP-GM/2015 tentang penyesuaian tarif penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk. Diperkuat pula dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 63 tahun 2015 tanggal 26 Maret 2015, dan Surat Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Nomor AP 701/1/5/DJPD/2015.

“Turunnya tarif penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk ini merupakan bentuk penyesuaian tarif karena BBM jenis solar mengalami penurunan harga. Harga solar yang sebelumnya Rp 6.900 per liternya, saat ini sudah turun menjadi Rp 6.700 per liternya,” ujar Manajer Operasional PT Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, Wahyudi Susianto kepada wartawan, di kantornya, Banyuwangi, Sabtu (24/10/2015). 

Penurunan tarif penyeberangan yang berlaku untuk semua golongan ini bervariasi nominalnya. Namun jika dipersentase, tambah Wahyudi, nilai penurunan yang paling tinggi terjadi pada tarif penumpang dan kendaraan roda dua. Sementara untuk kendaraan roda empat dan besar lainnya, nilai penurunnya tidak terlalu signifikan.

"Tarif penumpang dan kendaraan roda dua turun Rp 500. Penurunan terbanyak terjadi pada kendaraan barang yang memiliki panjang lebih dari 16 meter dari Rp 1.104.000 menjadi Rp 1.087.000. Sedangkan penurunan tarif terendah adalah golongan penumpang dan kendaraan roda dua. Penurunan hanya Rp 500," tambahnya.

Naik turunnya tarif penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ini menurut Wahyudi tergantung dengan harga BBM dipasaran. Jika harga BBM mengalami penurunan kembali, bukan tidak mungkin tarif penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk juka mengalami penurunan. Begitu juga sebaliknya, jika harga BBM naik, tarif penyeberangan juga ikut naik nantinya.

TARIF BARU PENYEBERANGAN KETAPANG-GILIMANUK TERBARU

PENUMPANG:

DEWASA Rp 7.000
ANAK-ANAK Rp 5.000
KENDARAAN:

GOLONGAN I (SEPEDA DAYUNG) Rp 8.000
GOLONGAN II (SEPEDA MOTOR) < 500 CC Rp 24.000
GOLONGAN III (SEPEDA MOTOR) > 500 CC Rp 37.000
GOLONGAN IV (PANJANG SAMPAI 5 M): 

KENDARAAN PENUMPANG Rp 146.000
KENDARAAN BARANG Rp 131.000
GOLONGAN V ( PANJANG >5M S/D 7M ) 

KENDARAAN PENUMPANG Rp 277.000
KENDARAAN BARANG Rp 223.000
GOLONGAN V (PANJANG >7 S/D 10M) 

KENDARAAN PENUMPANG Rp 461.000
KENDARAAN BARANG Rp 368.000
KENDARAAN 10M S/D 12M BARANG Rp 485.000
KENDARAAN LEBIH 12M S/D 16M Rp 733.000
PANJANG LEBIH DARI 16M Rp 1.087.000
(detiknews/rrd/rrd)(rzl)