Elemen Penting Menuju Smart City

Jakarta - Kota-kota di berbagai belahan di dunia sekarang tampak berlomba-lomba menerapkan konsep smart city atau kota pintar. Bukan hanya di negara maju, tetapi juga kota-kota di negara berkembang, termasuk di Indonesia.

Forbes mencatat, jajaran smart city teratas hingga Maret 2015 masih didominasi oleh kota-kota di negara maju seperti Barcelona, New York, London, Nice, dan Singapura. Kenapa sekarang menjadi tren di dunia, lalu apa itu smart city?

Konsep ini berkembang sesuai dengan dinamika tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kota. Beberapa isu penting adalah masalah lingkungan hidup khususnya pemanasan global, keterbatasan sumber daya dan energi, pertumbuhan populasi termasuk di dalamnya masalah urbanisasi.

"Tantangannya adalah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mewujudkan pengelolaan kota yang berkelanjutan," tulis Sarwant Singh seperti detikINET kutip dari kolomnya di Forbes, Senin (8/6/2015).

Banyak versi definisi dari smart city. Salah satunya menyatakan bahwa smart city adalah kota yang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kota yang ramah lingkungan secara lebih efisien dan untuk meningkatkan efektivitas interaksi dengan warganya.

Sarwant Singh juga mengidentifikasi delapan aspek utama dari smart city, yaitu: pengelolaan pemerintahan, pemanfaatan energi, gedung, pengaturan mobilitas, infrastruktur, teknologi, layanan kesehatan, dan warga yang pintar atau smart citizen.

"Delapan aspek tersebut akan lebih efektif bila dikembangkan dalam sistem yang terintegrasi," katanya lebih lanjut,Di Indonesia sendiri, program smart city juga tengah digencarkan oleh Telkom. BUMN telekomunikasi ini ikut aktif mengembangkan konsep tersebut bekerjasama dengan e-Indonesia Initiatives dan beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Makassar, Balikpapan, Depok, Aceh, Sleman, Banyuwangi dan kota-kota lainnya.

Aspek penting yang dikembangkan adalah pengelolaan pemerintahan khususnya untuk meningkatkan jenis dan mutu pelayanan kota di bidang kesehatan, agama, pendidikan, perpajakan, pariwisata, industri perdagangan dan sebagainya.

Dari aspek infrastruktur, Telkom terus mengembangkan Indonesia Digital Network, salah satunya dengan menggelar jaringan fiber optik di seluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur jaringan fiber optik ini akan menjadi tulang punggung dalam pengembangan tujuh aspek lain dalam implementasi smart city.

"Aspek smart citizen adalah elemen penting dalam implementasi smart city. Saat ini Telkom memperluas wilayah layanan Indihome Fiber untuk mendukung pengembangan aspek smart citizen," kata Direktur Consumer Telkom Dian Rachmawan.

Indihome Fiber merupakan layanan terpadu tripleplay dalam satu paket yang memanfaatkan infrastruktur jaringan fiber. Akes ini juga menawarkan gratis telepon lokal atau interlokal selama 1.000 menit per bulan, selain akses internet kecepatan tinggi sampai dengan 100 Mbps dan TV interaktif.

Akses internet kecepatan tinggi disiapkan untuk dapat membantu warga kota dalam mendapatkan informasi dengan cepat dan menggunakan berbagai aplikasi di internet dengan nyaman.

TV interaktif dengan menggunakan teknologi IPTV ini didesain untuk menyajikan konsep edutainment, tayangan hiburan yang tetap mengandung muatan pendidikan.Tayangan TV di Indihome mempunyai fungsi TVOD atau TV on demand yang bisa menayangkan kembali semua tayangan dalam rentang waktu 7 hari yang lalu. tentukan pelanggan.

Saat ini juga sudah tersedia Indihome Store sebagai layanan tambahan Indihome yang merupakan market place dimana pelanggan dapat memilih berbagai konten dan aplikasi berbasis internet.

Di antaranya terdapat kategori edukasi dan berbagai aplikasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup keluarga seperti UDoctor untuk layanan kesehatan online, Cashman untuk aplikasi akuntansi, layanan website, domain, hosting dan masih banyak lagi.

Layanan tambahan pada Indihome yang lain adalah Indihome automation yang sangat sesuai konsep smart citizen. Layanan ini dikembangkan untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi di rumah bagi pelanggan Indihome.

Salah satu bentuk layanannya adalah surveillance camera yang berbasis koneksi internet. Sehingga surveillance camera tersebut bisa dipantau dari berbagi lokasi menggunakan aplikasi mobile.

“Dengan berbagai layanan dalam Indihome Fiber tersebut, diharapkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat di Indonesia akan semakin meningkat sekaligus sebagai pengembangan aspek smart citizen dalam implementasi smart city di Indonesia,” pungkasnya.(Detiknet)(Hsty_29072015)

  • BAGIKAN :