Bagikan:

Bappeda Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengukuran Indeks Modal Manusia (IMM)

Jumat (15/11) Bappeda Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengukuran Indeks Modal Manusia (IMM). Acara ini dihadiri oleh beberapa beberapa pemangku kepentingan antara lain BPS Banyuwangi, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB). Acara ini dipimpin oleh Bapak Budi Wahono, ST., Sekretaris Bappeda Kabupaten Banyuwangi dengan narasumber Ibu Yeni Setyowati dari BPS Banyuwangi.

Fokus kebijakan nasional diarahkan pada peningkatan akses serta kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan. Untuk mengukur pencapaian sasaran ini, akan digunakan IMM yang merupakan penyempurnaan dari pengukuran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tahun-tahun sebelumnya. IMM merupakan indikator baru yang diharapkan dapat mengukur secara komprehensif kemampuan dan kualitas daya saing SDM Indonesia.

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan dan program di tingkat pusat dan daerah, mengatasi tantangan regional, serta memaksimalkan kolaborasi lintas sektor. Ibu Yeni Setyowati memaparkan bahwa ada perbedaan formula dalam perhitungan IMM dan IPM. Dimana dalam pengukuran IMM sudah mempertimbangkan komponen kualitas pendidikan sementara dalam IPM belum. Menghadapi kondisi ini maka Sekretaris Bappeda Kabupaten Banyuwangi menghimbau kepada segenap pemangku kepentingan untuk menyusun langkah-langkah terobosan sebagai bentuk adaptasi, terkait kebutuhan data dukung dalam perhitungan IMM.

Diskusi juga mencakup evaluasi pencapaian indikator serta hambatan di urusan pendidikan dan kesehatan terkini. Para peserta rapat diharapkan dapat membawa hasil koordinasi ini untuk diimplementasikan dalam instansi masing-masing. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta langkah-langkah konkret yang dapat meningkatkan capaian IMM Banyuwangi.

_________