Memperingati hari perempuan internasional yang jatuh setiap tanggal 8 Maret, Bappeda Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan Rembuk Perempuan di tanggal tersebut bertempat di Ruang Rapat Minakjinggo Setda Kabupaten Banywuangi.
Tema rembuk perempuan kali ini penguatan perempuan pada pemberdayaan ekonomi dan kekerasan pada perempuan.Kegiatan ini dihadiri oleh dinas terkait, tokoh agama perempuan, organisasi masyarakat non pemerintah yang mewakili keterlibatan perempuan, akademisi, pemerhati perempuan, dan perwakilan organisasi disabilitas perempuan.
Jumlah penduduk perempuan di Kabupaten Banyuwangi tahun 2023 sebesar 891.727 jiwa (50,09 %). Dari jumlah tersebut penduduk perempuan diharapkan akan memberi aspirasi dan pertimbangan dalam pencapaian kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan
Bapak Budi Wahono selaku Sekretaris Bappeda hadir membuka acara sekaligus menyatakan bahwa tujuan pelaksanaan rembuk perempuan ini menjadi tempat untuk menggali permasalahan, potensi dan kebutuhan bagi perempuan di Kabupaten Banyuwangi dan juga para pemangku kepentingan dalam menyusun perencanaan.
Masukan terkait pemberdayaan ekonomi maupun menghilangkan kekerasan pada perempuan tetap harus diperhatikan. Jika perempuan bisa mandiri secara ekonomi, secara tidak langsung dia juga mampu melindungi dirinya sendiri.
Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, membagikan pengalaman, mengatasi masalah dan menyumbangkan masukan atau saran mereka terkait perencanaan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi.


